Untag Surabaya Gelar Final Test OSC 2020
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag SBY |
Rangkaian seleksi kompetisi beasiswa daring atau Online Scholarship Competition (OSC) telah usai diselenggarakan, ditandai dengan berakhirnya pelaksanaan Final Test secara serentak, Sabtu, (12/12). Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menjadi salah satu dari 18 Perguruan Tinggi Swasta yang bekerjasama dengan PT. Citra Multimedia Nusantara (Medcom.id). Di tahun keempat partisipasinya, Untag Surabaya kembali memberikan beasiswa DPP penuh dan SPP 8 semester kepada 20 siswa terbaik yang puncaknya akan diumumkan pada Januari 2021.
Wakil Rektor 1 Untag Surabaya-Dr. IGN Anom Maruta, MM. hadir dalam Pembukaan Final Test OSC Untag Surabaya 2020. Dalam sambutannya dia mengaku bangga dapat menerima anak bangsa dari seluruh penjuru nusantara yang memperebutkan OSC 2020. “Untag Surabaya dalam menjalankan fungsi kependidikannya terus berupaya untuk membantu anak bangsa yang mampu secara akademik namun kurang mampu dalam finansial. Kami mewadahi hal tersebut bersama pemerintah dan salah satunya Medcom.id,” kata Anom.
Meski ada keterbatasan kuota penerima beasiswa, dirinya berharap peserta yang belum lolos melalui program OSC dapat bergabung bersama Kampus Merah Putih dengan memanfaatkan fasilitas beasiswa yang lain. “Masih banyak upaya kami memberikan beasiswa. Tetaplah bercita-cita untuk menigkatkan kompetensi di Kampus Merah Putih,” tegasnya. Anom pun berpesan pada peserta yang nantinya terpilih sebagai penerima OSC Untag Surabaya, “Penerima beasiswa mendapat perhatian khusus, artinya tidak boleh terlena. Kami memfasilitasi agar mendapatkan prestasi yang terbaik.”
Berkenaan dengan pelaksanaan Final Test, Ketua Pelaksana OSC Untag Surabaya 2020-Karolin Rista Rumandjo, M.Psi., Psikolog menyebutkan adanya perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara luring. “Secara keseluruhan karena kegiatan online ini berjalan hamper setengah tahun di Indonesia jadi kami terbiasa dengan kegiatan ini. Memang yang berbeda banyak hal yang kami gali dengan menggunakan proses deep interview sehingga data-data yang diperlukan baik offline maupun online datanya sama,” jelasnya.
Lebih lanjut Karolin mengatakan, “Yang menjadi perbedaan paling tampak dengan situasi online, seluruh peserta tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk mengikuti Final Test di Jakarta. Jadi peserta dapat berhemat dan itu memudahkan mereka.” Meski demikian, menurut Dosen Fakultas Psikologi ini kendala teknis tidak dapat dihindari, “Dengan tes secara online, kendala jaringan dan urusan teknis yang dihadapi peserta masih terjadi.”
Baik Anom maupun Karolin berharap, Untag Surabaya dapat terus memberikan beasiswa melalui program OSC yang diselenggarakan oleh Medcom.id. “Kami mengakui bahwa peserta yang lolos ke 70 besar adalah yang terbaik karena berhasil mengalahkan ribuan peserta,” kata Karolin. Adapun Anom menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program beasiswa yang diikuti ribuan peserta ini, “Terima kasih kepada Medcom.id yang telah memfasilitasi kami untuk menelusuri anak bangsa dari Sabang sampai Merauke. (um)
| www.untagsby.ac.id |

Komentar
Posting Komentar